Kusimpan Engkau di Laci Hati

Aku menulis lagi, tapi kali ini pena hatiku tak lagi mengeja tentang kamu.

Telah kubenahi semua. Kusimpan di laci hati. Kelak bisa jadi, entah sengaja atau tidak, laci itu kembali kubuka dan akan ada yang tiba-tiba berkelebat dikepala. Tapi semoga saja saat itu terjadi, aku sudah benar-benar sembuh dari luka dan mengingatmu sudah bukan apa-apa. Biasa saja.

Comments

Endah SL said…
ayo, mblo kita move on dari cinta yang bertepuk sebelah tangan dan tak terbalas :(
ladycuteh said…
"Aku menulis lagi, tapi kali ini pena hatiku tak lagi mengeja tentang kamu."

pengen banget nulis tapi ga tentang dia lagi~ uwooo~
bagus Ka!!
Rahasia Ikhlas said…
sudah waktunya tuk mulai bisa 'melepas', demikian hakikatnya berserah, pasrah.. total.. :) segalanya akan lebih nikmat :)
kenapa lu jadi nulis yang galu maksimal gini Ka. lagi sakit lu, hahahah
Anonymous said…
santai aja.. kan masih ada pangeran lain menanti ika :p
nik said…
Semoga tetap semangat selalu.. Salam kenal
EYSurbakti said…
wets, intinya memang susah untuk bisa move on ya dari rasa sayang dan memaksa hati untuk berubah. :)
UpiUpil said…
Sudah jangan diingat-ingat lagi, galau kan? Wkwk

Baca Juga:

Seorang Kawan dari Medan