Kelak Kutemui Kau
Kau bukan lagi ombak yang menyentuh kakiku di tepian laut. Kelak, kan kutemui kau sebagai garam di dapur.
Kau tak lagi pohon tempat aku berteduh dari terik, kelak barangkali, kutemui kau sebagai almari di kamar.
Kelak bisa jadi, kutemui kau, sebagai sesuatu yang lain—yang telah asing.
Comments
sibukkan dirimu nak walaupun ga sbuk2 amat :P
itu yang hitam2 apa yah yang di template? semut? kasihan muter-muter aja
Oiyah, kalau mau yang menye-menye dengan tulisanku jangan pernah coba untuk buka http://www.masmblo.tumblr.com